mimbar masjid
Furniture

Kegunaan Mimbar Masjid Sesuai Dengan Sejarah

Dalam sejarahnya, mimbar pada umumnya digunakan untuk berkhutbah setiap hari jum’at. Pada saat-saat tertentu juga digunakan sebagai podium untuk pengajian ataupun kajian keilmuan. Kegunaan mimbar hingga saat ini memang semakin kompleks. Mengingat setiap barang atau benda yang ada di dalam sebuah tempat ibadah (masjid), pasti mempunyai nilai dan kegunaan tersendiri.

Meskipun penempatan sebuah mimbar pada masjid bukan sebuah keharusan, namun karena sejarah mimbar ini sudah ada sejak zaman Nabi, orang-orang menjadikan mimbar sebagai barang yang sunnah muakkad harus ada. Adanya mimbar juga bisa menjadi sebuah pembeda antara masjid dan musholla. Oleh karena itu, saat ini hampir semua masjid yang ada selalu menempatkan mimbar masjid sebagai ciri khas utama dari masjid tersebut.

mimbar masjid

Menurut sejarahnya, mimbar ini dahulunya sudah ada sejak Nabi masih hidup. Saat itu, Nabi sedang memberikan sebuah khutbah jum’at yang cukup lama. Sehingga membuat Beliau lelah karena harus berdiri dalam waktu yang lama. Melihat hal tersebut kemudian para sahabat berfikir untuk membuatkan tempat duduk bagi Nabi. Agar Beliau tidak kelelahan saat menyampaikan khutbah.

Sejak itulah, akhirnya muncul mimbar masjid yang hingga saat ini desain dan motifnya sangat beragam. Akan tetapi, fungsi dan kegunaan dari mimbar saat ini juga sudah semakin berkembang. Mengingat masjid saat ini tidak hanya untuk sekedar beribadah, sholat dan lainya. Maka fungsi dari mimbar juga mengalami perkembangan seperti berikut:

  • Tempat bagi ulama saat mengajar

Salah satu kegunaan mimbar yang saat ini mulai berkembang adalah untuk media pembelajaran. Masjid saat ini juga beralih fungsi menjadi tempat tholabul ‘ilmi, dan mimbar menjadi sarana yang paling mendukung saat berlangsungnya pembelajaran. Dengan menggunakan mimbar, secara otomatis seorang pengajar akan lebih memiliki pandangan yang mampu menjangkau seluruh murid-muridnya.

  • Tempat penunjuk arah kiblat

Sering kali para musafir kebingungan di tempat yang disinggahi untuk menentukan arah kiblat ketika sholat. Dengan keberadaan sebuah mimbar masjid, secara otomatis sudah menunjukkan arah kiblat yang benar. Karena pada umumnya mimbar diletakkan sejajar dengan tempat imam memimpin sholat.

Dengan adanya mimbar ini, para musafir akan dengan mudah mengetahui kiblat sebuah daerah yang belum pernah disinggahi sebelumnya. Bahkan keberadaan mimbar ini bisa langsung anda jadikan patokan arah kiblat jika anda juga berada di daerah yang tidak anda ketahui arah kiblatnya.

Fungsi dari sebuah mimbar masjid semakin lama memang semakin mengalami perkembangan. Terlepas dari hal tersebut, keberadaan mimbar yang masih tetap eksis hingga saat ini tidak bisa dipisahkan dari kisah awal kemunculannya di zaman Nabi. Sehingga hal tersebut kemudian di tirukan oleh para umatnya hingga saat ini.

%d bloggers like this: