Pendidikan

Contoh Penulisan Artikel Pendidikan yang Baik

Artikel pendidikan berarti tulisan yang membahas seputar topik pendidikan. Dalam artikel dimuat tulisan yang berisi seputar pendidikan agar pembaca memperoleh informasi mengenai topik pendidikan yang dibahas.

Dalam penulisan artikel pendidikan, penulis arus memuat masalah yang hendak dibahas dan menyediakan solusi atas masalah yang dibahas. Artikel yang baik juga menyertakan data, fakta temuan lapangan atau kutipan akademis yang memperkuat argumennya.

Pemaparan dalam artikel haruslah bersifat sistematis dan juga logis sehingga dapat diterima sebagai sebuah karya ilmiah. Topik pendidikan sangatlah luas untuk dibahas sehingga sebaiknya bahaslah satu aspek dari pendidikan. Berikut adalah contoh penulisan artikel pendidikan yang baik:

Minat Baca Siswa yang Rendah

Menurut UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia tergolong sangat rendah yakni hanya 0,1 persen saja. Jadi per 1000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca. Hal ini sangatlah memprihatinkan sekali padahal minat baca sangatlah penting sekali.

Pada tahun 2019 PISA melakukan survei dan menemukan hasil bahwa minat baca masyarakat Indonesia rangking ke 62 dari 70 negara. Indonesia setara dengan negara-negara di Afrika dalam hal minat baca.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan bahwa salah satu penyebab rendahnya minat baca masyarakat Indonesia adalah kurangnya akses terhadap buku bacaan, fasilitas perpustakaan tidak ada terutama di daerah pelosok.

Minat baca seseorang sangat mempengaruhi kesuksesan seseorang. Rata-rata orang-orang paling kaya di dunia membaca setidaknya beberapa buku dalam setahun. Dengan membaca maka akan membuka cakrawala pengetahuan untuk dapat melihat peluang peluang yang tak banyak orang dapat lihat tanpa membaca. Seseorang yang minat membaca akan terus memperbaiki diri sehingga peluang berhasil akan menjadi lebih besar.

Siswa sangatlah ditekankan untuk membaca karena dengan membangun kebiasaan membaca saat menginjak usia sekolah akan sangat menentukan kedepannya apakah ia cinta membaca atau sebaliknya. Siswa seharusnya dibiasakan untuk membaca di sekolah dan diberikan akses buku terhadap apa yang mereka minati. Dengan demikian maka minat baca siswa akan tumbuh dan berkembang.

%d bloggers like this: