Contoh Cara Menghitung Persen Diskon
Bisnis

Bagaimana Cara Menghitung Persen Diskon dan Diskon Ganda?

Salah satu cara yang dilakukan oleh divisi marketing suatu perusahaan adalah dengan menerapkan diskon (discount) pada beberapa produk.

Diskon merupakan potongan harga dikenakan pada harga jual sebuah tertentu. Besaran diskon biasanya ditunjukkan dalam persen (%) dan digunakan untuk mengurangi harga jual pada produk yang mengenakan label diskon tersebut.

Tentu saja, potongan harga yang diberikan dalam durasi waktu tertentu ini akan membuat calon konsumen semakin tertarik untuk membeli produk tersebut.

Cara untuk Menghitung Diskon menjadi Nominal Rupiah

Dengan mengetahui nominal Rupiah dari label diskon dalam persen di label harga, Anda bisa memperkirakan berapa uang yang harus dibayarkan untuk menebus barang yang dimaksud. Anda bisa mengurangi harga di label dengan nominal yang didapat dari perhitungan persentase diskon dari harga jual tersebut. 

Untuk menghitung berapa Rupiah dari diskon, Anda bisa menggunakan rumus mudah berikut:

Bayar = (100% – nilai % diskon) x harga awal

Contoh Cara Menghitung Persen Diskon

Artikel lebih lengkap, cek link ini https://www.pakardokumen.com/2020/03/contoh-cara-menghitung-persen.html

Contoh Cara Menghitung Persen Diskon

Contoh soal saat Anda berjalan-jalan, Anda melihat sebuah merchant branded menjual jaket dengan memajang iklan diskon 25%.

Sementara Anda tahu bahwa harga jaket yang Anda incar dari brand tersebut adalah Rp 400.000. Saat Anda cek jumlah uang di dompet, ada Rp350.000 uang tunai.

Cukupkah uang tersebut untuk menebus jaket incaran?

Maka perhitungan yang bisa Anda lakukan adalah:

harga awal Rp.400.000

besaran diskon 25%

bayar = (100% – 25%) x 400.000

= 75% x 400.000

=75/100 x 400.000

= 300.000

Jadi Kamu bisa menebus jaket tersebut dengan uang tunai sebesar Rp.300.000 yang artinya uang tunai yang dibawa masih cukup untuk ongkos pulang.

Selain menggunakan rumus mudah di atas, Anda juga bisa menggunakan cara lain untuk mengetahui berapa Rupiah nominal diskon tersebut. Rumusnya adalah:

Bayar = harga awal – (nilai % diskon x harga awal)

Jika menggunakan contoh skenario di atas, maka perhitungan yang Anda lakukan adalah; 

harga awal Rp.400.000

besaran diskon 25%

bayar = 400.000 – (25% x 400.000)

= 400.000 – (25/100 x 400.000)

= 400.000 – 100.000

= 300.000

 

Contoh Perhitungan Persen Diskon Ganda

Bagaimana Cara Menghitung Persen Diskon

Dalam contoh skenario diskon lainnya, ada pula yang disebut dengan diskon ganda dengan 2 nominal persentase yang berbeda, misalnya diskon 20% + 5%. Apakah cara menghitungnya sama dengan cara di atas? atau bisa langsung dijumlahkan 20% + 5% = 25% begitu saja?

Ternyata tidak segampang itu. Cara untuk menghitung diskon ganda ini adalah dengan menghitungnya satu per satu mulai dari nominal diskon pertama lalu dikurangi lagi dengan nominal diskon yang kedua. Untuk memudahkan Anda memahaminya, silahkan simak lanjutan contoh diskon di atas.

Harga awal jaket adalah Rp.400.000 lalu dikenai diskon 25% plus tambahan diskon lagi sebesar 10% karena ternyata merchant tersebut masih dalam masa promo pembukaan. Jadi bisa dikatakan jaket seharga Rp.400.000 dikenai diskon 25% + 10%. Ingat bahwa kedua diskon tersebut tidak bisa langsung dijumlahkan menjadi 35% tetapi dihitung masing-masing. perhitungannya adalah sebagai berikut;

harga jaket setelah diskon pertama 25%           = (100% – 25%) x 400.000

= 75% x 400.000

=75/100 x 400.000

= 300.000

Harga jaket setelah diskon kedua 10% = (100% – 10%) x 300.000

= 90% x 300.000

= 90/100 x 300.000

= 270.000

Jadi harga akhir dari jaket Rp.400.000 yang terkena diskon ganda 25% + 10% adalah Rp.270.000 saja.

Itulah bagaimana cara menghitung persen diskon dan persen diskon ganda beserta sebuah contoh sederhana untuk memudahkan Anda memahami mekanisme penghitungannya.

 

%d bloggers like this: